Macam-macam Bilangan dalam Ilmu Matematika

esene.co.id – Dalam diskusi ini, kami akan merangkum definisi berbagai jenis angka, mulai dari definisi angka itu sendiri, dari definisi bilangan bulat hingga arti angka yang diretas.

1. Definisi angka

Bilangan adalah konsep matematika yang digunakan untuk penghitungan dan pengukuran.

2. Definisi bilangan bulat

Integer adalah himpunan bilangan bulat, nol dan bilangan bulat positif.
Contoh: B = {…., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, …}

3. Definisi bilangan asli

Nomor asli adalah kata positif yang dimulai dengan nomor satu.
Contoh: A = {1, 2, 3, 4, 5, …}

4. Definisi bilangan prima

Angka prima adalah angka yang tidak dapat dibagi dengan angka, kecuali angka itu sendiri dan 1 (satu).
Contoh: P = {2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, …}

5. Definisi angka yang diretas

Hitungannya adalah angka positif dan nol
Contoh: C = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, …}

6. Definisi angka nol

Angka nol adalah nol itu sendiri (0)
Contoh: N = {0}

7. Definisi pecahan

Fraksi adalah angka yang dapat dinyatakan dalam bentuk a / b, di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b ≤ 0. Angka-angka yang disebut counter dan b angka adalah penyebut.

Contoh: H = {⅓, ⅔, ⅛, ⅝, …}
Informasi tambahan: 4/2 = 2, berarti 4/2 tidak mengandung pecahan.

8. Definisi bilangan rasional

Angka-angka rasional adalah angka-angka yang dinyatakan dalam a / b, di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b ≤ 0.
Contoh: R = {¼, ¾, …}

9. Definisi bilangan irasional

Bilangan irasional adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan sebagai pecahan atau bilangan selain bilangan rasional.

Contoh: I = {√2, √3, √5, √6, √7, …}
Informasi tambahan: √4 = 2 berarti √4 bukan bilangan irasional.

10. Definisi bilangan real

Bilangan real adalah bilangan yang merupakan kombinasi dari bilangan rasional dan irasional itu sendiri.
Contoh: R = {0, 1, ¼, ⅔, √2, √5, …}

Hitungannya adalah himpunan bilangan bulat mulai dari 0 dan dilanjutkan dengan bilangan bulat positif, yaitu {0, 1, 2, 3, …}. Hitungannya adalah kombinasi angka nol {0} dan bilangan asli. Matematikawan menggunakan simbol “W”, yang berarti “bilangan bulat”.

W = nomor seri

Hitung angka = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, …}

Bilangan asli adalah himpunan bilangan bulat yang merupakan bilangan bulat positif mulai dari angka 1, yaitu {1, 2, 3, 4, …}. Matematikawan menggunakan simbol Ν.

ℕ = set angka alami

Bilangan real = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, …}

Contoh, nomor yang dikompromikan
Berikut adalah beberapa contoh angka yang dikompromikan:

Nomor yang dipotong di bawah 10
{0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}

Penjelasan: nomor 10 bukan anggota grup karena ada kurang dari 10 anggota

Nomor kuadrat kuadrat
{0², 1², 2², 3², 4², 5², 6², 7², 8², 9², …} = {0, 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, 64, 81, … }

Penjelasan: Angka kuadrat yang diperoleh dari angka yang sama bertambah 2

Hitung kelipatan 5
{5, 10, 15, 20, 25, 30, …}

Penjelasan: Dari angka 5, kelipatan 5 diperoleh, yang kemudian dilanjutkan dengan menambahkan angka 5 dalam urutan.

Hitung kelipatan 2
{2, 4, 6, 8, 20, 12, 14, 16, …}

Penjelasan: Dari angka 2, kelipatan kelipatan 2 diperoleh, yang kemudian dilanjutkan dengan menambahkan 2 berturut-turut.

Angka genap
{0, 2, 4, 6, 8, 10, …}

Catatan: 0 adalah bilangan genap karena 0 dapat habis dibagi 2.

Sumber: https://www.berpendidikan.com/2019/03/pengertian-bilangan-bulat-dan-contohnya.html

Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Teknologi Suzuki GSX150r

Pengertian Subjek Hukum Internasional