Penyebab Penyakit Muntah Berak (Muntaber) Dan Cara Mengobatinya

esene.co.id – Muntah berak (muntaber) atau gastroenteritis adalah peradangan pada saluran pencernaan, terutama lambung, usus besar dan usus kecil. Virus dan bakteri adalah salah satu penyebab infeksi usus yang berhubungan dengan gejala seperti diare, kram perut, mual dan muntah.

Gejala-gejala ini kadang-kadang dikaitkan dengan perut kembung, demam, kedinginan, sakit kepala, dan kelelahan. Gejala-gejala dari gejala-gejala ini biasanya berlangsung 2-3 hari, tetapi beberapa dapat bertahan hingga seminggu. Mari kita lihat pembahasan beberapa obat muntah sederhana yang dapat digunakan sebagai pengobatan utama untuk muntah.

Manipulasi dan muntah obat-obatan yang bisa dilakukan di rumah

1. Sangat konsumsi cairan

Salah satu agen muntah yang harus Anda konsumsi adalah cairan, seperti air mineral. Air mineral penting karena tubuh kehilangan cairan melalui keringat, muntah dan buang air besar terus-menerus. Jika muntah terjadi, cobalah terus minum cairan melalui makanan dan minuman.

Berikut ini adalah makanan dan minuman dengan cairan yang diserap dengan baik selama muntah:

Air mineral dan makanan yang diperkaya seperti sup atau makanan kaldu.
Minuman yang mengandung cairan elektrolit dapat mengonsumsi air kelapa.
Minum teh yang mengandung jahe dan daun mint dapat membantu menenangkan perut dan meredakan mual (hindari teh yang kaya kafein).

2. Makan banyak makanan yang mengandung karbohidrat

Jika Anda mencoba muntah, Anda bisa makan makanan kaya karbohidrat untuk meredakan gejala. Makanan berikut kaya akan karbohidrat dan mudah dicerna, sehingga Anda bisa mengkonsumsinya saat muntah:

Buah pisang. Buah pisang baik untuk mereka yang merasa muntah karena konsistensinya yang lembut. Selain itu, pisang dapat menggantikan kehilangan kalium melalui muntah dan diare dan melindungi lapisan perut dari bakteri atau muntah. Disarankan pisang yang dikonsumsi adalah pisang hijau.

Nasi putih dan bubur: nasi putih mengandung karbohidrat yang dapat memulihkan energi ketika seseorang terserang muntah. Anda bisa mengubah nasi menjadi bubur sehingga mudah dicerna oleh usus dan lambung. Yang terbaik adalah menghindari penggunaan beras merah karena beras merah mengandung gas berlebih dan tidak cocok untuk muntah.
Jus apel: minum jus apel dapat menyebabkan peningkatan energi karena kandungan apel, yang mengandung karbohidrat, gula, dan pektin. Ketiga nutrisi tersebut baik untuk menghentikan diare.

3. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup adalah salah satu obat efektif yang dapat menghilangkan rasa sakit di tubuh, termasuk muntah dan mual. Karena ketika Anda beristirahat, tubuh Anda bekerja keras untuk melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan pada tingkat sel kekebalan tubuh. Dianjurkan untuk istirahat cukup dalam beberapa hari untuk memulihkan kekuatan dan energi.

4. Minum obat

Dalam kasus muntah, Anda dapat mengambil beberapa obat yang dijual di apotek. Berikut adalah beberapa obat muntah yang dapat meredakan mual dan diare:

Acetaminophen adalah salah satu obat yang sering direkomendasikan untuk muntah, tetapi tidak boleh digunakan pada orang dengan penyakit hati. Parasetamol dapat meredakan demam dan nyeri muntah dan tidak memiliki terlalu banyak efek samping.

Jika Anda ingin menghentikan mual pada saat muntah, ada beberapa obat yang bisa Anda sembuhkan. Anda dapat menggunakan antiemetik seperti promethazine, prochlorperazine, metoclopramide atau ondansetron, yang bekerja melawan mual dan muntah.

Terakhir, jika Anda ingin meredakan diare saat muntah, Anda dapat mencoba obat diare yang tersedia di apotek. Contohnya adalah loperamide hidroklorida atau bismut subsalisilat. Tetapi untuk yang terbaik, minta dokter Anda untuk membantu Anda mendapatkan obat muntah yang tepat berdasarkan kondisi.

Sumber: https://www.caramedis.co.id

Baca Artikel Lainnya:

Macam-macam Bilangan dalam Ilmu Matematika

Mengenal Teknologi Suzuki GSX150r